BPKAD Makassar Perkirakan Potensi Penghematan Rp50 Miliar dari Pelaksanaan Program

BPKAD Makassar Perkirakan Potensi Penghematan Rp50 Miliar dari Pelaksanaan Program
Dokumentasi paripurna pembahasan anggaran Kota Makassar. Foto: dokumentasi Mediata.
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

RUMIPOS.COM – MAKASSAR – Perkembangan pelaksanaan sejumlah program membuka potensi penghematan sekitar Rp50 miliar di Makassar. BPKAD Kota Makassar menyampaikan perkiraan tersebut dalam penjelasan mengenai APBD Perubahan 2026.

Kepala BPKAD Kota Makassar, Muh. Dakhlan, mengaitkan potensi itu dengan program yang tidak sepenuhnya dilaksanakan pada tahun berjalan.

“Sedikit sih, itu sekitar Rp50 miliar,” ujarnya.

Besaran tersebut masih berupa perkiraan. Kepastian nilai penghematan mengikuti realisasi belanja sampai tahun anggaran berakhir.

Realisasi menentukan sisa anggaran

Dakhlan menjelaskan bahwa sejumlah program pemerintah kota menggunakan pola tahun jamak. Dalam pelaksanaannya, kebutuhan belanja dapat berada di bawah alokasi yang telah disiapkan.

Sisa dari perbedaan alokasi dan realisasi akan diperhitungkan pada akhir tahun. Perkembangan tersebut juga membuka kemungkinan adanya SiLPA.

Karena itu, potensi Rp50 miliar belum dapat diperlakukan sebagai nilai penghematan final. Pelaksanaan program yang masih berjalan tetap memengaruhi hasil perhitungannya.

APBD Perubahan 2026 menetapkan belanja sekitar Rp5,266 triliun dengan pendapatan sekitar Rp4,566 triliun. Defisit anggaran ditutup melalui penerimaan pembiayaan yang menggunakan SiLPA tahun sebelumnya.

Penjelasan BPKAD menempatkan perkiraan penghematan dalam evaluasi pelaksanaan program, sementara perhitungan akhirnya mengikuti realisasi belanja.

[Potensi penghematan diperkirakan sekitar Rp50 miliar.]
[Besaran akhir mengikuti realisasi pelaksanaan program.]
[Sisa anggaran diperhitungkan pada akhir tahun.]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *