BPKAD Makassar Terangkan Pembiayaan Penutup Defisit APBD Rp699,852 Miliar

BPKAD Makassar Terangkan Pembiayaan Penutup Defisit APBD Rp699,852 Miliar
Kepala BPKAD Kota Makassar Muh. Dakhlan. Foto: Bisnis Sulawesi/Istimewa.
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

RUMIPOS.COM – MAKASSAR – Pembiayaan netto Rp699,852 miliar menjadi penutup defisit APBD Perubahan Makassar Tahun Anggaran 2026. BPKAD Kota Makassar menjelaskan bahwa pemanfaatan SiLPA membantu memenuhi kebutuhan belanja yang melampaui pendapatan daerah.

Dalam postur anggaran tersebut, pendapatan berada di kisaran Rp4,566 triliun dan belanja sekitar Rp5,266 triliun. Defisitnya tercatat Rp699,852 miliar.

Penerimaan pembiayaan ditetapkan sebesar Rp699,852 miliar, sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp0. Komposisi itu menghasilkan pembiayaan netto dengan nilai yang sama untuk menutup defisit.

Belanja dibaca bersama kemampuan pembiayaan

Kepala BPKAD Kota Makassar, Muh. Dakhlan, menjelaskan peran ketersediaan SiLPA dalam perubahan kebutuhan anggaran.

“Untungnya SiLPA kita agak besar, jadi itu yang menutupi,” kata Dakhlan.

APBD perubahan disahkan melalui paripurna DPRD di Aula Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu (30/9/2026).

Selain menggunakan pembiayaan, pemerintah kota menyesuaikan target pendapatan agar realistis terhadap kemampuan penerimaan hingga akhir tahun.

Tambahan kebutuhan belanja meliputi pelayanan dasar, di antaranya BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

Penjelasan BPKAD menghubungkan ketiga unsur anggaran tersebut: pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Kenaikan kebutuhan belanja ditopang dengan penyesuaian penerimaan serta ketersediaan SiLPA tahun sebelumnya.

[Defisit APBD perubahan tercatat Rp699,852 miliar.]
[Penerimaan pembiayaan menutup defisit dengan nilai yang sama.]
[Pengeluaran pembiayaan ditetapkan Rp0.]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *