Soto Betawi Veteran Selatan, Racikan Keluarga yang Jadi Favorit Warga Makassar Meraih MFC Award 2026

Soto Betawi Veteran Selatan, Racikan Keluarga yang Jadi Favorit Warga Makassar Meraih MFC Award 2026
Soto Betawi Veteran Selatan, Racikan Keluarga yang Jadi Favorit Warga Makassar Meraih MFC Award 2026
Banner DPRD Makassar

Rumipos.com, Makassar, Rabu, 23/09/2026 — Warung Soto Betawi Jalan Veteran Selatan Makassar meraih Makassar Most Favorite Culinary Award 2026. Penghargaan itu diterima langsung oleh pemiliknya, Muhammad Fauzi, di Hotel Myko Makassar.

Warung Soto Betawi Veteran Selatan Jadi Kuliner Favorit Warga

Warung yang berlokasi di Jalan Veteran Selatan Nomor 144, tepat di depan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mamajang, ini baru saja diakui sebagai salah satu kuliner favorit warga Kota Makassar.

“Alhamdulillah saya diberikan penghargaan dari Terkini.id karena warga Makassar memilih menyukai sajian yang kami berikan kepada masyarakat,” kata Muhammad Fauzi, pemilik Warung Soto Betawi Jalan Veteran Selatan, Rabu, 23/09/2026.

Bagi Fauzi, penghargaan tersebut bukan sekadar piala. Ada apresiasi dari pelanggan yang membuat usaha keluarganya mampu bertahan dan berkembang selama bertahun-tahun.

Resep Warisan Haji Rani yang Bertransformasi untuk Selera Makassar

Warung yang dikelola Fauzi telah beroperasi lebih dari 10 tahun. Namun sejarah resepnya jauh lebih panjang.

Fauzi merupakan cucu menantu Haji Rani, sosok yang dikenal sebagai salah satu pelopor Soto Betawi keluarga di Makassar. Syarif Dg Lewa, keponakan Haji Rani, menuturkan bahwa usaha ini telah dikenal sejak sekitar tahun 1950-an ketika Haji Rani berjualan menggunakan tenda di kawasan Karebosi.

Memasuki era 1980-an, Haji Rani disebut pernah mengikuti orang Betawi berjualan soto. Sepulangnya ke Makassar, racikan tersebut kemudian dimodifikasi agar lebih sesuai dengan karakter lidah masyarakat setempat.

Di sinilah Soto Betawi Makassar menemukan identitasnya sendiri.

“Resepnya dari kakek Haji Rani. Saya kebetulan cucu menantu, tapi saya meneruskan kuliner dari kakek Haji Rani,” kata Muhammad Fauzi, pemilik Warung Soto Betawi Jalan Veteran Selatan, Rabu, 23/09/2026.

Jika Soto Betawi pada umumnya menggunakan emping, santan atau susu hingga tomat, racikan keluarga Haji Rani justru tidak mengandalkan bahan itu. Kuahnya cenderung bening gelap dengan cita rasa gurih yang kuat. Tidak ada tomat dan emping seperti yang lazim ditemukan pada sejumlah sajian Soto Betawi.

Keistimewaan lainnya terletak pada pilihan isi. Pengunjung bisa memilih daging, paru, lidah, pipi, hingga otak. Menu favoritnya adalah soto campur yang memadukan beberapa jenis daging sekaligus.

Untuk menikmati Soto Betawi campur besar, pelanggan cukup membayar Rp35 ribu. Sementara porsi kecil tersedia seharga Rp28 ribu. Potongan daging empal mulai dijual seharga Rp15 ribu.

Fauzi juga menyediakan nasi campur, nasi kuning, Soto Semarang, hingga tahu gimbal udang.

Jejak Kuliner Keluarga Telah Merebak ke Beberapa Lokasi

Kini, jejak kuliner keluarga itu tidak hanya berada di Veteran Selatan. Soto Betawi racikan keluarga Haji Rani telah hadir di sejumlah lokasi di Makassar, antara lain Veteran Utara, Bulu Saraung, Ali Malaka, hingga Sungguminasa.

Lebih dari sekadar semangkuk soto, perjalanan Soto Betawi Veteran Selatan memperlihatkan bagaimana resep yang dibawa dari pengalaman kuliner Betawi dapat bertransformasi menjadi sajian yang begitu dekat dengan selera Makassar. Akhirnya, sajian ini dipilih sebagai salah satu kuliner favorit warga Kota Daeng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *