Rumipos.com, Bone, Rabu, 07/10/2026 — Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa menggelar Praktik Kerja Lapang 1 bagi 79 mahasiswa di Kabupaten Bone selama satu bulan mulai 17 September.
Kegiatan ini melibatkan 59 mahasiswa D3 Budidaya Tanaman Hortikultura dan 20 mahasiswa D3 Budidaya Ternak.
Mahasiswa ditempatkan di berbagai wilayah sesuai kompetensi untuk berkolaborasi langsung dengan petani dan peternak.
79 Mahasiswa Turun ke Lapangan
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan praktik lapangan vital untuk membentuk SDM pertanian yang kompeten dan tangguh.
“Praktik Kerja Lapang merupakan bagian penting dalam membentuk sumber daya manusia pertanian yang kompeten, tangguh, dan siap menghadapi tantangan di lapangan,” kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, Rabu, 07/10/2026.
Menurutnya mahasiswa harus belajar langsung bersama masyarakat untuk memahami persoalan dan potensi pertanian secara nyata.
Kepala BPPSDMP Idha Widi Arsanti menyampaikan PKL sebagai bagian integral pendidikan vokasi untuk mengimplementasikan ilmu di tengah masyarakat.
“Praktik Kerja Lapang merupakan bagian penting dalam proses pendidikan vokasi pertanian karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di bangku kuliah secara langsung di tengah masyarakat,” kata Idha Widi Arsanti, Kepala BPPSDMP, Rabu, 07/10/2026.
Ia mendorong mahasiswa menjadikan PKL ruang belajar dan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah.
Kapusdiktan Muhammad Amin menilai PKL membentuk mahasiswa yang mampu beradaptasi dan berkomunikasi dengan masyarakat.
“Program Praktik Kerja Lapang merupakan bagian penting dalam proses pendidikan vokasi pertanian karena memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh di kampus secara langsung di tengah masyarakat,” kata Muhammad Amin, Kapusdiktan, Rabu, 07/10/2026.
Direktur Polbangtan Gowa Ismaya Nita Rianti Parawangsa mengatakan PKL di Bone memperkuat kompetensi mahasiswa melalui pengalaman langsung.
“Pelaksanaan Praktik Kerja Lapang (PKL) di Kabupaten Bone merupakan bagian penting dari proses pembelajaran mahasiswa Polbangtan Gowa untuk menguatkan kompetensi melalui pengalaman langsung di lapangan,” kata Ismaya Nita Rianti Parawangsa, Direktur Polbangtan Gowa, Rabu, 07/10/2026.
Ia berharap mahasiswa memahami potensi daerah dan memberikan kontribusi melalui pendampingan dan inovasi.
Fokus Pemanfaatan Pekarangan dan Peternakan
Mahasiswa D3 BTH mendampingi masyarakat di tiga kecamatan covering 24 kelurahan untuk budidaya tanaman polybag di pekarangan.
Pemanfaatan pekarangan mengoptimalkan lahan terbatas dan mendukung program pangan Kabupaten Bone.
Mahasiswa D3 BT bekerja di kandang ayam petelur Kelompok Tani Wali Walie di Kecamatan Tanete Riattang Barat.
Mereka terlibat pemeliharaan ternak dan edukasi pengelolaan limbah feses menjadi pupuk kompos.
Limbah yang berpotensi mencemari lingkungan dialihkan menjadi produk bernilai ekonomi.
Pendekatan sosialisasi dan praktik langsung memastikan pengetahuan diterapkan mandiri oleh masyarakat.
Membangun SDM Pertanian yang Adaptif
Mahasiswa mengikuti jam kerja dan tata tertib dengan pendampingan pembimbing lapang untuk membentuk profesionalisme.
Antusiasme terlihat dari keterlibatan aktif dalam observasi, praktik, penyuluhan, hingga evaluasi.
PKL 1 mempererat hubungan perguruan tinggi, masyarakat, kelompok tani, penyuluh, dan pemerintah daerah.
Kolaborasi diharapkan melahirkan inovasi sederhana yang aplikatif untuk pertanian produktif dan berkelanjutan.
Pengalaman ini diharapkan membentuk lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap mendukung pembangunan pertanian mandiri dan modern.


