Sulseltimes.com, Makassar, Minggu, 01/11/2026 — Polisi mengungkapkan perseteruan antarkelompok warga di Jalan Kandea 3, Kota Makassar, sudah berlangsung sekitar 30 tahun dan masih berulang meskipun ada upaya perdamaian.
Akar Perseteruan
Konflik utama melibatkan warga Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala, dan Kelurahan Bungaejaya Beru, Kecamatan Tallo.
Kapolsek Bontoala Kompol Abdul Samad mengatakan aksi provokasi dan balasan antar kelompok menjadi pemicu bentrokan yang terus berulang.
“Ini sudah 30 tahun yang lalu mulainya dan sekarang saling membalas, jadi tawuran yang berulang,” kata Kompol Abdul Samad, Kapolsek Bontoala, Minggu, 01/11/2026.
Upaya perdamaian sebelumnya pernah dilakukan dengan penyembelihan sapi, namun perkelahian masih kembali terjadi.
Polisi menegaskan pemicu bentrokan tidak selalu dari satu pihak, melainkan bisa muncul dari kedua wilayah.
Dampak dan Harapan
Petugas kepolisian dikerahkan ke lokasi untuk menghentikan bentrokan dan mengimbau warga kembali ke rumah.
“Kami langsung mengerahkan anggota ke lokasi dan menyampaikan kepada warga untuk masing-masing kembali ke rumahnya. Alhamdulillah sampai saat ini sudah kondusif dan sudah aman,” kata Kompol Abdul Samad, Kapolsek Bontoala, Minggu, 01/11/2026.
Sebelumnya, bentrokan juga terjadi pada Jumat sore dengan melibatkan warga Baraya dan Bungaejaya Beru.
Kanit Reskrim Polsek Bontoala Iptu Abdul Latif menyampaikan bahwa polisi menerima informasi awal mengenai dugaan provokasi dari pihak luar, tetapi penyebab pasti belum diketahui, Minggu, 01/11/2026.
Peristiwa berulang ini menunjukkan perlunya pencegahan dan komunikasi berkelanjutan antara warga, tokoh masyarakat, pemerintah setempat, serta aparat keamanan.
Masyarakat diharapkan dapat menahan diri dan mencari solusi damai.








