Berita  

Kapolda Sulsel Ajak Warga Akhiri Konflik Tawuran di Kandea

Kapolda Sulsel Ajak Warga Akhiri Konflik Tawuran di Kandea
Kapolda Sulsel Ajak Warga Akhiri Konflik Tawuran di Kandea
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

Rumipos.com, Makassar, Minggu, 01/11/2026 — Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol. M. Awal Chairuddin mengunjungi kawasan Kandea di Makassar setelah salat Subuh, mengajak warga mengakhiri konflik tawuran yang sudah berlangsung puluhan tahun.

Kapolda Sulsel Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan

Irjen Pol. M. Awal Chairuddin menekankan bahwa menjaga ketertiban tidak dapat hanya dibebankan kepada polisi.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membiarkan potensi gangguan keamanan berkembang menjadi kekerasan.

Dia mengingatkan warga untuk segera melaporkan perkelahian, dugaan transaksi narkoba, atau aktivitas lain yang meresahkan.

“Kalau masyarakat melihat atau mengetahui adanya perkelahian, dugaan transaksi narkoba, aktivitas passobis, maupun hal-hal lain yang berpotensi mengganggu keamanan, segera laporkan kepada kepolisian. Kita sudah memiliki layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menghubungi kepolisian kapan saja ketika membutuhkan bantuan,” kata Irjen Pol. M. Awal Chairuddin, Kapolda Sulawesi Selatan, Minggu, 01/11/2026.

Kunjungan tersebut berlangsung di Masjid Nurul Hidayah, Jalan Kandea 3 Poros, Kelurahan Bunga Eja Beru, Kecamatan Tallo.

Kegiatan Subuh Keliling menjadi bagian dari pendekatan Polisi Bersama Masyarakat, yang bertujuan memperkuat komunikasi dan kerja sama antara kepolisian dan warga.

Saat berdialog, seorang warga menyampaikan apresiasi atas upaya pemberantasan narkoba dan berharap penindakan serta pencegahan terus dilakukan.

Konflik Berulang di Kandea

Wilayah Kandea telah mengalami bentrokan antara kelompok dari Baraya dan Bunga Eja Beru selama sekitar 30 tahun.

Upaya perdamaian sebelumnya tidak mampu menghentikan siklus provokasi dan aksi balasan yang terus terjadi.

Dialog yang diadakan setelah salat Subuh diharapkan dapat membuka ruang komunikasi untuk mencegah kekerasan lebih lanjut.

Kunjungan Kapolda belum menghasilkan kesepakatan damai resmi antara kelompok yang pernah bertikai.

Polisi terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja sama menjaga lingkungan tetap aman.

Inisiatif Kapolda ini menunjukkan perlunya tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan di kawasan yang dilanda konflik berkepanjangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *