Berita  

254 Layanan Imigrasi Di Luar Kantor Resmi Diganti Nama Beranda Imigrasi

254 Layanan Imigrasi Di Luar Kantor Resmi Diganti Nama Beranda Imigrasi
254 Layanan Imigrasi Di Luar Kantor Resmi Diganti Nama Beranda Imigrasi
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

Rumipos.com, Jakarta, Kamis, 29/10/2026 — Direktorat Jenderal Imigrasi menyeragamkan nama 254 titik layanan keimigrasian di luar kantor imigrasi menjadi Beranda Imigrasi untuk memudahkan masyarakat mencari lokasi pelayanan.

Penyeragaman Nama Layanan Keimigrasian

Kebijakan ini mencakup berbagai tempat pelayanan yang sebelumnya memakai nama berbeda.

Contohnya adalah Unit Layanan Paspor, Unit Kerja Kantor Imigrasi, Immigration Lounge, dan gerai di mal pelayanan publik.

Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko menyebut banyaknya istilah layanan sering membuat masyarakat bingung saat mencari tempat pembuatan paspor.

“Banyaknya istilah layanan kerap membuat masyarakat bingung ketika mencari tempat pembuatan paspor atau layanan keimigrasian lainnya,” kata Hendarsam Marantoko, Direktur Jenderal Imigrasi, Kamis, 29/10/2026.

Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat 254 titik tersebut terdiri atas 156 layanan di mal pelayanan publik.

Jumlah itu juga mencakup 33 Unit Layanan Paspor dan 20 Immigration Lounge.

Lainnya adalah 16 layanan terpadu satu pintu, 15 Unit Kerja Kantor Imigrasi, 13 layanan keimigrasian di kawasan ekonomi, dan satu Immigration Corner.

Perubahan di M-Paspor dan Google Maps

Nama setiap titik akan menggunakan susunan Beranda Imigrasi diikuti nama wilayah atau lokasi pelayanan.

Perubahan juga diterapkan pada pilihan lokasi di aplikasi M-Paspor dan penanda tempat di Google Maps.

Langkah ini bertujuan membantu masyarakat menemukan alamat layanan yang dituju.

Salah satu penerapannya adalah layanan di Senayan City Mall yang kini ditampilkan dengan nama Beranda Imigrasi Senayan City Mall.

Hendarsam menjelaskan nama Beranda Imigrasi dipilih untuk menggambarkan tempat pelayanan yang dekat, terbuka, dan mudah dijangkau masyarakat.

“Nama Beranda Imigrasi dipilih untuk menggambarkan tempat pelayanan yang dekat, terbuka, dan mudah dijangkau masyarakat,” kata Hendarsam Marantoko, Direktur Jenderal Imigrasi, Kamis, 29/10/2026.

Penyeragaman merek tidak mengubah fungsi dasar setiap titik sebagai tempat masyarakat mengakses layanan keimigrasian sesuai jenis fasilitas yang tersedia.

Direktorat Jenderal Imigrasi tetap menerapkan ketertiban administrasi dan standar profesional pada seluruh pelayanan tersebut.

Masyarakat yang hendak mengurus paspor dapat memeriksa nama serta lokasi Beranda Imigrasi melalui aplikasi M-Paspor atau Google Maps sebelum datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *