Rumipos.com, Makassar, Thursday, 08/10/2026 — SD Negeri Baraya I Makassar memperkenalkan program LENTERA bagi siswa kelas 1 hingga 3 untuk meningkatkan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung.
Program LENTERA di SD Negeri Baraya I Makassar
“Inovasi LENTERA ini kami rancang agar belajar membaca, menulis, dan berhitung tidak lagi membosankan bagi anak kelas rendah,” kata Nismawati, S.Pd., M.Pd., Kepala UPTD SPF SD Negeri Baraya I, Thursday, 08/10/2026.
LENTERA adalah singkatan dari Literasi dan Numerasi Terintegrasi melalui Teknologi, Eksplorasi, Refleksi, dan Aktivitas Kontekstual. Program ini menggabungkan teknologi, eksplorasi lingkungan, refleksi, dan aktivitas kontekstual untuk membantu siswa memahami teks dan angka melalui pengalaman belajar yang beragam.
Implementasi di Kelas
Guru menggunakan media digital interaktif dan video pembelajaran untuk memperkenalkan konsep. Siswa mengamati lingkungan sekolah, lalu menggunakan hasil pengamatan sebagai bahan membaca, menulis, atau bercerita. Setelah kegiatan, siswa diminta menceritakan kembali hal yang dipelajari dengan bahasa mereka sendiri, sehingga guru dapat melihat pemahaman anak, bukan hanya apakah tugas sudah dikerjakan.
Aktivitas Pembelajaran Kontekstual
Belajar kontekstual dalam LENTERA memanfaatkan kegiatan nyata seperti berkebun, memilah sampah, dan simulasi jual beli sederhana dalam market day sekolah. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk membaca petunjuk, mengenali benda, menghitung jumlah, dan menjelaskan hasil pengamatan.
Sekolah menargetkan peningkatan literasi dan numerasi dalam evaluasi berikutnya. Penekanan pada kemampuan dasar di kelas rendah diharapkan membuat siswa lebih siap menghadapi pelajaran di tingkat yang lebih tinggi. “Kalau di kelas rendah fondasinya sudah kuat, maka di kelas tinggi mereka tidak akan kesulitan,” tambah Nismawati, S.Pd., M.Pd., Thursday, 08/10/2026.
SD Negeri Baraya I terus memantau dampak LENTERA melalui penilaian pembelajaran dan laporan mutu berikutnya, dengan harapan melihat kemajuan signifikan dalam literasi dan cinta membaca pada siswa.


