Berita  

Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di 38 Provinsi

Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di 38 Provinsi
Gerakan Pangan Murah Digelar Serentak di 38 Provinsi
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

Sulseltimes.com, Jakarta, Kamis, 22/10/2026 — Pemerintahdigelar Gerakan Pangan Murah secara serentak di 38 provinsi dan 514 kabupaten/kota, dengan 11.349 kegiatan untuk menjaga harga, pasokan, serta akses masyarakat terhadap pangan terjangkau.

Intervensi pangan untuk merespons gejolak harga

Kegiatan nasional diselenggarakan oleh Badan Pangan Nasional bersama pemerintah daerah, Perum Bulog, ID FOOD, dan dinas pangan di seluruh Indonesia.

Wakil Menteri Pertanian Muhammad Saleh Mustafa mengatakan intervensi pangan perlu diperkuat agar pemerintah dapat bergerak lebih cepat ketika harga bergejolak di daerah.

Ia berharap program tersebut membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok sekaligus mendukung peningkatan daya beli.

“Tujuannya agar ketika terjadi gejolak atau harga pangan tidak stabil di suatu wilayah, kita bisa melakukan intervensi secara cepat,” kata Muhammad Saleh Mustafa, Wakil Menteri Pertanian, Kamis, 22/10/2026.

Kendaraan untuk menguji keamanan pangan

Pemerintah menyerahkan kendaraan untuk mendukung pengujian keamanan komoditas pangan dan penanganan gejolak harga.

Kendaraan pengujian tersebut digunakan, antara lain, untuk memastikan cabai yang dipasarkan aman dikonsumsi dan tidak mengandung bahan berbahaya.

Badan Pangan Nasional juga menghadirkan kendaraan pendukung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan agar pemantauan serta intervensi di daerah dapat dilakukan lebih cepat.

Layanan pangan murah di kawasan padat Jakarta

Di Jakarta, kegiatan dipusatkan di bantaran sungai kawasan Kalibata, Kantor RW 007 Kelurahan Bidara Cina, dan Kantor Kelurahan Bukit Duri.

Pemilihan kawasan padat penduduk ditujukan untuk mendekatkan layanan pangan murah kepada masyarakat.

Pemerintah menyediakan 400 paket beras gratis dan 2.400 voucher belanja senilai Rp15.000 per voucher di tiga lokasi tersebut.

Komoditas yang dijual meliputi beras SPHP, beras premium, gula pasir, minyak goreng, ayam, daging sapi, telur, cabai, bawang merah, dan bawang putih.

Kolaborasi untuk memperluas akses pangan

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di seluruh Indonesia mencapai 11.349 kegiatan, terdiri atas 127 kegiatan tingkat pusat, 2.071 kegiatan tingkat provinsi, 8.710 kegiatan di kabupaten/kota, dan 441 kegiatan bersama mitra.

Program serentak ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Pangan Sedunia serta melibatkan kementerian, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan pelaku usaha swasta.

Pemerintah menilai kolaborasi tersebut penting untuk memperluas akses pangan aman dan terjangkau serta mempercepat respons terhadap perubahan pasokan dan harga.

Sasaran program ini adalah menjaga harga dan keamanan pangan sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh pangan pokok yang aman dan terjangkau.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *