Berita  

Camat Mamajang Kunjungi Rumah Duka Korban Tawuran di Jalan Kakatua, Ajak Warga Jaga Perdamaian

Camat Mamajang Kunjungi Rumah Duka Korban Tawuran di Jalan Kakatua, Ajak Warga Jaga Perdamaian
Camat Mamajang Kunjungi Rumah Duka Korban Tawuran di Jalan Kakatua, Ajak Warga Jaga Perdamaian
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

Rumipos.com, Makassar, Jumat, 06/11/2026 — Camat Mamajang M. Rizal ZR, S.STP. mengunjungi rumah duka korban bentrokan di Jalan Kakatua, Kelurahan Parang, dan minta warga menjaga perdamaian.

Kunjungan Kepedulian Camat Mamajang

M. Rizal ZR, S.STP. mengunjungi rumah duka warga yang meninggal akibat pertikaian antarwarga di Jalan Kakatua, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati Pemerintah Kecamatan Mamajang terhadap keluarga korban.

Camat menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban dalam kesempatan itu.

Kehadiran camat menunjukkan perhatian pemerintah kecamatan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Peristiwa Bentrokan di Jalan Kakatua

Peristiwa pertikaian di kawasan Jalan Kakatua sebelumnya menyebabkan seorang warga meninggal dunia akibat terkena anak panah.

Kejadian bentrokan tersebut menjadi perhatian masyarakat sebelum kunjungan camat dilakukan.

Ajak Warga Jaga Keamanan dan Ketertiban

Pemerintah Kecamatan Mamajang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Warga diharapkan mampu menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Masyarakat juga dianjurkan menghindari tindakan yang berpotensi memicu pertikaian susulan.

Pemerintah kecamatan menekankan pentingnya menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Setiap persoalan diselesaikan melalui jalur damai.

Dukungan Moral dan Harapan Kedepan

Kunjungan camat ke rumah duka menjadi bentuk dukungan moral bagi keluarga korban.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kebersamaan dalam menjaga situasi kondusif di Kecamatan Mamajang.

Pemerintah Kecamatan Mamajang mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama menjaga perdamaian agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *