Wanita Islam Gowa Gelar Musda II dengan Tema Penguatan Ketahanan Keluarga dan Ekonomi Umat

Wanita Islam Gowa Gelar Musda II dengan Tema Penguatan Ketahanan Keluarga dan Ekonomi Umat
Wanita Islam Gowa Gelar Musda II dengan Tema Penguatan Ketahanan Keluarga dan Ekonomi Umat
banner BPKAD Kota Makassar 728x90

Rumipos.com, Makassar, Senin, 26/10/2026 — Pimpinan Daerah Wanita Islam Kabupaten Gowa menggelar Musyawarah Daerah (Musda) II dengan tema Penguatan Ketahanan Keluarga Membangun Kekuatan Ekonomi Menuju Kejayaan Umat di Aula Kementerian Agama Kabupaten Gowa.

Rangkaian Kegiatan dan Hadirnya Tokoh Utama

Kegiatan ini direncanakan dihadiri Bupati Gowa, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gowa, perwakilan sejumlah instansi, serta organisasi perempuan se-Kabupaten Gowa.

Ketua Panitia Musda II, Murniati Daeng Matarring, S.Ag., menyatakan musyawarah daerah ini memiliki peran penting dalam menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus merespons berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan, keluarga, dan umat.

Pembahasan Berbasis Kebijakan Nasional

Pembahasan dalam Musda akan mengacu pada kebijakan organisasi di tingkat pusat yang dihasilkan melalui Musyawarah Nasional (Munas) Wanita Islam lima tahun sebelumnya.

“Musda ini sangat bermanfaat untuk melahirkan program-program kerja dan rekomendasi dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan perempuan. Kami berharap hasil musyawarah ini dapat memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, masyarakat, dan umat,” kata Murniati, Senin, 26/10/2026.

Penguatan Peran Perempuan dalam Pembangunan

Ketua Umum Wanita Islam, Dra. Sahira Istribari, istri almarhum Prof. Samiang Katu, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan, baik di lingkungan keluarga maupun dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.

“Perempuan tidak hanya berperan sebagai pendidik pertama bagi anak-anak, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun keluarga yang kuat, harmonis, dan mandiri secara ekonomi,” ungkapnya, Senin, 26/10/2026.

Dalam konteks kebangsaan, perempuan kerap disebut sebagai tiang negara. Karena itu, kontribusi perempuan perlu terus diperkuat agar mampu mengambil bagian dalam menjawab tantangan sosial, ekonomi, dan pendidikan.

Fondasi Spiritual dan Ketahanan Keluarga

Tema Musda II menegaskan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan umat. Hal tersebut sejalan dengan pesan Al-Qur’an dalam Surah At-Tahrim ayat 6 yang mengingatkan umat Islam untuk menjaga diri dan keluarga dari api neraka.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan keluarga tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembentukan karakter, penguatan nilai spiritual, serta pendidikan generasi penerus.

Harapan untuk Program Kerja yang Terarah

Murniati berharap seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, serta mengedepankan prinsip musyawarah dan mufakat sebagaimana nilai-nilai yang diajarkan dalam Islam.

“Harapan kami, musyawarah daerah ini melahirkan pemimpin yang mampu menafsirkan berbagai persoalan umat ke dalam program kerja yang nyata demi terwujudnya baldatun thayyibatun wa rabbun gafur,” tutur dia, Senin, 26/10/2026.

}

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *