Pemulihan Lahan Pertanian di Towuti
Rumips.com, Makassar, Rabu, 30/09/2026 — PT Vale telah menyelesaikan proses pemulihan lahan pertanian di Towuti, Luwu Timur yang terdampak kebocoran pipa minyak pada bulan Agustus 2025.
Setahun berlalu, sungai dan lahan sawah yang tercemar telah dibersihkan dan dipanen kembali dengan kesucian.
Tim lokal dan partner bekerja sama untuk memantau pertumbuhan tanaman serta memastikan hasil panen dapat dipanir pada Agustus 2026.
Pemkot Bersama DPRD Makassar Sahkan APBD-P 2026 menunjukkan bahwa pemulihan ini merupakan bagian dari komitmen bertahun-tahun terhadap lingkungan dan masyarakat.
Proses Kompensasi dan Evaluasi
PT Vale mencatat penyelesaian kompensasi bagi warga terdampak hingga 91,14 persen per Agustus 2026.
Sebuah evaluasi menyeluruh dilaksanakan untuk memastikan sistem pipa terpimpin agar kejadian serupa tidak terulang.
Nilai-tingkat ESG Risk Rating perusahaan yang mengacu pada standar Sustainalytics telah menurun 19,4 persen menjadi 23,7 pada Februari 2026.
Usaha respons yang bertanggung jawab terhadap lingkungan ini dibangun sejak lama dan mempercepat aksi terapeutik ketika terjadinya kebocoran.
Tim ahli dari DRRC UI dan Universitas Hasanuddin melakukan analisis dampak lingkungan berbasis sains dengan hasil kualitas air yang mencapai kelas 2 sesuai PP nomor 22/2021.
Hasil pengujian di Danau Towuti dan Dusun Molindoe menunjukkan bahwa kualitas udara tetap aman sesuai ambang batas baku mutu nasional.
Masyarakat lebih dari 220 warga dari enam desa terdampak terlibat langsung dalam kegiatan pembersihan aliran mineral dan drainase.
PT Vale membantu menurunkan tim dan membagikan APD kepada sukarelawan yang bekerja di zone penanganan.
Penghargaan disampaikan oleh Bernardus Irmanto yang menyoroti semangat gotong royong yang menyatukan pemerintah, pihak berwenang, dan warga di dalam collaborative response.


