Kapolsek Mamajang Terkorban Anak Panah Saat Bentrokan Maut di Makassar
Rumipos.com, Makassar, Jumat, 06/11/2026 — Kapolsek Mamajang menjadi korban serangan anak panah saat berupaya menghentikan tawuran antarwarga di Jalan Kakatua 2, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar.
AKP Tri Husada Wahyu Andromeda dari Kapolsek Mamajang terkena anak panah pada bagian betis saat berusaha menghentikan pertikaian di Jalan Kakatua 2.
Bentrokan antarwarga di Jalan Kakatua 2 melibatkan dua kelompok yang saling menyerang menggunakan batu dan anak panah busur.
Seorang warga berinisial IA alias BD (51) menjadi korban meninggal dunia setelah terkena anak panah pada bagian leher sebelah kiri.
Kapolsek Mamajang berusaha menghentikan bentrokan secara langsung sementara personel kepolisian lainnya melakukan tindakan operasi.
Kapolsek Mamajang dan seorang warga berinisial FD mengalami luka setelah terkena anak panah pada bagian mata dan berlaku ke RSUD Labuang Baji Makassar.
Kanit Resmob Polda Sulsel, Kompol Wawan Suryadinata, membenarkan insiden tersebut atas tindakan aparat kepolisian, kata Jumat, 06/11/2026.
Tiga orang menjadi korban dalam bentrokan tersebut dengan salah satu meninggal dunia dan dua orang lainnya mengalami luka.














