Rumipos.com, Makassar, Selasa, 27/10/2026 — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menerima penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia.
Penghargaan itu diberikan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya.
Penghargaan Tagana Diberikan
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Apel Santiaji Taruna Siaga Bencana atau Tagana.
Penghargaan itu menjadi bagian dari puncak Jambore Tagana se Sulawesi Selatan.
Kegiatan itu digelar Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan.
Apel dipimpin langsung Menteri Sosial Saifullah Yusuf.
Saifullah Yusuf selaku pembina apel.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman hadir.
Serta sejumlah bupati dan wali kota.
Relawan Tagana dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan hadir.
Pemberian penghargaan menjadi bentuk apresiasi.
Apresiasi itu diberikan atas kontribusi berbagai pihak.
Para pihak mendukung upaya penanggulangan bencana.
Pengakuan itu juga menegaskan penguatan perlindungan sosial.
Pemkot Makassar Perkuat Dukungan
Selain Munafri, penghargaan juga diberikan kepada sejumlah kepala daerah.
Penghargaan juga diberikan kepada kepala OPD Provinsi Sulawesi Selatan.
Penghargaan juga diberikan kepada anggota Tagana senior.
Penghargaan juga diberikan kepada 24 ketua Forum Tagana kabupaten atau kota di Sulawesi Selatan.
“Pemberian penghargaan ini sekaligus bertujuan meningkatkan motivasi dan kolaborasi terhadap penguatan penanggulangan bencana,” kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial, Selasa, 27/10/2026.
Dalam kesempatan itu, Saifullah Yusuf memberikan arahan kepada para relawan Tagana.
Arahan itu menuntut relawan memperkuat konsolidasi, kesiapsiagaan, dan kapasitas.
Relawan diminta menjalankan tugas kemanusiaan.
Menurut Saifullah Yusuf, peran Tagana tidak hanya dibutuhkan saat bencana terjadi.
Peran Tagana dibutuhkan dalam upaya pencegahan.
Peran Tagana dibutuhkan dalam kesiapsiagaan.
Peran Tagana dibutuhkan dalam pemulihan masyarakat terdampak.
“Tagana bukan sekadar barisan relawan, melainkan kekuatan sosial yang hadir membantu masyarakat saat bencana terjadi, mendukung proses pemulihan, sekalus membangun kesiapsiagaan sebelum bencana datang,” kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial, Selasa, 27/10/2026.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyatakan penghargaan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi.
Sinergi itu antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana.
Munafri Arifuddin menyambut baik arahan Menteri Sosial.
Arahan itu menyoroti pentingnya dukungan pemerintah kabupaten dan kota.
Dukungan itu untuk keberadaan serta pelaksanaan tugas relawan Tagana.
Dinas Sosial masing-masing daerah menjalankan tugas.
Menurut Munafri Arifuddin, dukungan Tagana perlu diwujudkan.
Dukungan itu melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Dukungan itu melalui pemenuhan kebutuhan operasional.
Dukungan itu melalui pelibatan relawan dalam kegiatan kesiapsiagaan.
Dukungan itu melalui penanganan bencana.
“Dukungan yang diharapkan itu mencakup penguatan kapasitas Tagana melalui pelatihan, pemenuhan kebutuhan operasional, serta pelibatan relawan dalam upaya kesiapsiagaan dan penanganan bencana, yang tentu sudah kita jalankan dan akan selalu kita matangkan,” kata Munafri Arifuddin, Wali Kota Makassar, Selasa, 27/10/2026.
Pemerintah Kota Makassar diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor.
Koordinasi itu dalam menghadapi potensi bencana.
Kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat menjadi unsur penting.
Unsur penting itu untuk meningkatkan kesiapsiagaan.
Unsur penting itu untuk mempercepat penanganan.
Unsur penting itu untuk pemulihan pascabencana.
Melalui momentum Jambore Tagana, penguatan kapasitas relawan diharapkan semakin meningkatkan kesiapan.
Kesiapan itu untuk memberikan perlindungan dan pelayanan.
Pelayanan itu untuk masyarakat terdampak bencana.








