Indeks
banner 728x90
Berita  

Prabowo Terima 11 Duta Besar dan Membuka Kerana Kerja Sama

Prabowo Terima 11 Duta Besar dan Membuka Kerana Kerja Sama
Prabowo Terima 11 Duta Besar dan Membuka Kerana Kerja Sama
banner 468x60

Rumipos.com, Jakarta, Sabtu, 07/11/2026 — Presiden Prabowo Subianto menerima surat kepercayaan dari 11 duta besar negara sahabat dan membuka peluang penguatan kerja sama perdagangan, investasi, pendidikan, serta hubungan antarmasyarakat di upacara resmi di Istana Merdeka.

Prabowo Terima 11 Duta Besar dan Membuka Kerana Kerja Sama

Sekretariat Kabinet menyatakan bahwa pemerintah Indonesia terbuka untuk memperkuat persahabatan dan mengembangkan kerja sama dengan negara-negara sahabat. Upacara penyerahan surat kepercayaan dilakukan di Istana Merdeka di Jakarta.

banner 325x300

Para duta besar yang hadir berasal dari Austria, Bangladesh, Belgia, Norwegia, Jepang, Swiss, Malaysia, Finlandia, Takhta Suci Vatikan, Suriname, dan Uni Eropa. Berita ini diungkapkan secara resmi oleh pihak pemerintah Indonesia.

Kolaborasi di Bidang Ekonomi dan Pendidikan

Kerja sama di bidang perdagangan, investasi, pendidikan, dan hubungan antarmasyarakat dilatarukan oleh para duta besar. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya turut mendampingi presiden dalam pertemuan ini.

Duta Besar Uni Eropa Hervé Delphini menilai hubungan Indonesia dan Uni Eropa memasuki momentum penting menjelang rencana penandatanganan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement. Duta Besar Austria Alexander Rieger menyampaikan optimisme bahwa pelaksanaan perjanjian tersebut dapat mendorong hubungan bisnis, kebudayaan, dan hubungan antarmasyarakat. Duta Besar Swiss Konstantin Obolensky menyoroti kerja sama perdagangan, investasi, pembangunan ekonomi, dan penguatan ketahanan Indonesia yang telah berkembang selama 75 tahun hubungan bilateral.

Duta Besar Jepang Ueno Atsushi menyatakan komitmen untuk memperkuat kemitraan strategis komprehensif yang dibangun sejak hubungan diplomatik kedua negara dimulai pada 1958. Duta Besar Malaysia Dato’ Muzafar Shah Mustafa menekankan kedekatan geografis, sejarah, sosial, dan budaya sebagai fondasi penguatan hubungan kedua negara. Enam duta besar lainnya termasuk Md. Abul Hasan Mridha dari Bangladesh, David Jordens dari Belgia, Kaja Glomm dari Norwegia, Pirjo Suomela-Chowdhury dari Finlandia, Uskup Agung Walter Erbi dari Takhta Suci Vatikan, dan Andy Atmodimedjo dari Suriname.

Menurut keterangan resmi BPMI Sekretariat Presiden, kesepakatan dengan Uni Eropa diharapkan membuka babak baru kemitraan dan memperkuat hubungan ekonomi kedua pihak. Presiden Prabowo menerima para duta besar dalam pertemuan setelah penyerahan surat kepercayaan. Ringkaian kegiatan juga menampilkan Tari Zapin Lenggang Kipas dari Jambi dan musik Sasando dari Nusa Tenggara Timur.

Pemerintah Indonesia berharap pertemuan tersebut memperluas kolaborasi strategis dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat Indonesia serta negara mitra. Ini merupakan langkah penting dalam memperkuat persahabatan dan memajukan kemitraan bilateral.

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version