Indeks
banner 728x90
Berita  

Mahasiswa UIM Gelar KKN di Sejumlah Desa di Kecamatan Segeri

Mahasiswa UIM Gelar KKN di Sejumlah Desa di Kecamatan Segeri
Mahasiswa UIM Gelar KKN di Sejumlah Desa di Kecamatan Segeri
banner 468x60

Rumipos.com, Pangkep, Jumat, 06/11/2026 — Universitas Islam Makassar (UIM) melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata Reguler Tahun Akademik 2026–2027 di sejumlah desa dan kelurahan di Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep.

Kegiatan diikuti oleh 90 mahasiswa dari berbagai program studi di Universitas Islam Makassar.

banner 325x300

Mahasiswa tersebut tersebar di wilayah Kecamatan Segeri untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat.

Pelaksanaan KKN diawali dengan prosesi penerimaan mahasiswa oleh Pemerintah Kecamatan Segeri di Kantor Camat Segeri.

Harapan Pemerintah Kecamatan Segeri

Camat Segeri diwakili Kasubag Umum Muhammad Satir, MM, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan KKN UIM di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan kontribusi positif melalui berbagai program pengabdian, pemberdayaan masyarakat, serta edukasi yang bermanfaat bagi warga.

Kasubag Umum juga berharap para mahasiswa menjalin komunikasi dan kerja sama yang baik dengan pemerintah desa maupun masyarakat.

Kerja sama yang baik diharapkan membuat seluruh program kerja yang telah direncanakan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata selama masa pengabdian.

Muhammad Satir menambahkan bahwa mahasiswa akan terlibat dalam kegiatan Indonesia Aksi sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat.

Arahan dari Rektor UIM

Ketua Lembaga Kajian Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (LKIA) UIM Dr. KH. Masykur Yusuf, MA, mewakili Rektor UIM Prof. Dr. K.H. Muammar Bakry, Lc, MA, dalam kegiatan tersebut.

Dr. KH. Masykur Yusuf berharap para mahasiswa KKN dapat menjaga nama baik alma mater selama melaksanakan pengabdian di tengah masyarakat.

“Kami titip anak-anak kami untuk dididik, diarahkan dinasihati, bahkan ditegur apabila melakukan kesalahan,” kata Dr. KH. Masykur Yusuf, MA, Ketua Lembaga Kajian Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (LKIA) UIM, Jumat, 06/11/2026.

Ia juga mengimbau para dosen pendamping agar senantiasa menjalin komunikasi dan melakukan pendampingan secara aktif.

Dr. KH. Masykur Yusuf mengimbau agar program kerja yang disusun lebih banyak berfokus pada kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat.

Program kerja tersebut juga tidak boleh menjadi beban bagi pemerintah desa maupun warga setempat.

“Buatlah program kerja berfokus pada kegiatan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat tanpa membebani kepala desa dan warga setempat,” kata Dr. KH. Masykur Yusuf, MA, Ketua Lembaga Kajian Islam Ahlussunnah Wal Jamaah (LKIA) UIM, Jumat, 06/11/2026.

Para mahasiswa ditempatkan di berbagai desa dan kelurahan di seluruh Kecamatan Segeri.

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version