Rumipos.com, Rantauprapat, Senin, 26/10/2026 — Bangunan baru Koperasi Desa Merah Putih di kawasan Aek Tapa Kelurahan Bakaran Batu Kecamatan Rantau Selatan Kabupaten Labuhanbatu terendam banjir pasca hujan deras.
Bangunan Baru Belum Difungsikan Sudah Tergenang
Genangan air berwarna kecokelatan mengepung bangunan hingga masuk area gerai.
Kondisi ini terjadi setelah hujan deras mengguyur Rantauprapat pada hari Sabtu sore hingga malam.
Gedung dilaporkan baru selesai dibangun dan belum difungsikan.
Lokasinya berada di kawasan dataran rendah yang dikenal rawan genangan saat hujan intensitas tinggi.
Kepala Lingkungan Sebut Diduga Tanpa Drainase
Kepala Lingkungan Aek Tapa B Ahmad Nazri menyebut banjir disebabkan curah hujan tinggi yang merendam sejumlah kawasan.
“Kondisi gerai ini kosong belum ada isinya diduga tidak ada drainase pembuangan air,” kata Ahmad Nazri Senin 26/10/2026.
Selain gedung Kopdes banjir juga merendam sejumlah titik permukiman dan fasilitas lain di Rantauprapat.
Air genangan kemudian ditangani dengan penyedotan.
Personel TNI Kodim 0209 Labuhanbatu bersama unsur terkait turun membantu mengurangi genangan di sekitar lokasi.
Warganet Soroti Perencanaan Lokasi dan Drainase
Potret gedung baru dikelilingi banjir memicu komentar warganet di media sosial.
Sejumlah netizen mempertanyakan perencanaan lokasi elevasi bangunan hingga kesiapan saluran pembuangan air.
Salah satu warganet menulis singkat azab kopdes disertai emoji menangis.
Kritik publik mengarah pada pentingnya kajian tapak dan mitigasi banjir untuk fasilitas anggaran publik.
Peristiwa ini menegaskan pentingnya pemeriksaan kondisi lahan sebelum pembangunan fasilitas publik.
Bangunan di kawasan rendah membutuhkan sistem drainase dan perlindungan elevasi memadai.
Warga di sekitar Rantauprapat diimbau waspada potensi banjir susulan jika hujan deras kembali terjadi.



