Indeks
banner 728x90

Delapan Belas Pelajar Ditangkap Setelah Mahasiswa Tewas dalam Pertikaian Geng Motor di Makassar

Delapan Belas Pelajar Ditangkap Setelah Mahasiswa Tewas dalam Pertikaian Geng Motor di Makassar
Delapan Belas Pelajar Ditangkap Setelah Mahasiswa Tewas dalam Pertikaian Geng Motor di Makassar
banner 468x60

Rumipos.com, Makassar, Selasa, 06/10/2026 — Delapan belas pelajar ditangkap setelah mahasiswa MAM tewas dalam pertikaian geng motor di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19.

Penangkapan oleh Polsek Biringkanaya

Kapolsek Biringkanaya Kompol Setiawan A Malik menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah pengejaran bersama Resmob Polda Jatanras Pulrestabes dan Opsnal Polsek Biringkanaya kata Setiawan, Kapolsek Biringkanaya, Selasa, 06/10/2026.

banner 325x300

Menurut Setiawan rata rata pelaku yang diamanakannya adalah pelajar sekolah menengah atas dan menengah pertama.

Asal Usul Konflik

Setiawan menambahkan bahwa kedua kelompok yang terlibat dikenal sebagai geng motor dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

Sebelum terjadi benturan ada rencana pertemuan atau COD yang diatur melalui media sosial yang masih dalam pengejaran polisi.

Admin akun media sosial yang digunakan untuk live streaming dan janjian pertemuan belum ditangkap dan masih dalam proses pengawasan.

Korban dan Luka yang Dilaporkan

Mahasiswa MAM berusia 24 tahun ditemukan terbunuh dengan luka robek di bagian belakang kepalanya dan terdapat anak panah busur yang masih tertancap.

Korban lain MFS berusia 16 tahun mengalami luka berat dan sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dr Tadjuddin Chalid.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad mengonfirmasi bahwa korban MAM ditemukan petugas dalam keadaan meninggal dengan luka robek di bagian belakang kepalanya kata Jafar, AKP Humas Polrestabes Makassar, Selasa, 06/10/2026.

Jafar menambahkan bahwa anak panah busur juga ditemukan masih tertancap pada kepala korban.

Dia menyebut bahwa korban MFS juga mengalami luka robek pada kepala dan punggung dan masih dirawat di RS Bhayangkara Makassar untuk pemeriksaan forensik.

Pengejaran Terhadap Pelaku Lain

Polisi masih menggejar sekitar empat hingga lima orang yang diduga terlibat dalam penyediaan senjata tajam dan admin media sosial.

Setiawan menyatakan bahwa orang orang tersebut diperkirakan memiliki peran penting dalam penyerangan dan masih dalam proses pengawasan kata Setiawan, Kapolsek Biringkanaya, Selasa, 06/10/2026.

Hingga saat ini pasal yang dikenakan kepada delapan belas tersangka belum ditetapkan dan mereka masih ditempatkan di Polsek Biringkanaya.

banner 325x300
banner 728x90
Exit mobile version