Rumipos.com, Makassar, Minggu, 27/09/2026 — RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar berhasil melakukan operasi bariatrik perdana terhadap pasien berusia 30 tahun dengan berat badan 95 kilogram.
Operasi Bariatrik Perdana Dilaksanakan
Tim dokter bedah digestif dr. Ronald Erasio Lusikooy, Sp.B-KBD dan dr. M. Ikhwan Kusuma, Sp.B-KBD, bersama tim anestesi dan keperawatan, menjalani operasi pada Minggu, 27/09/2026.
Prosedur berjalan lancar dan menjadi tonggak baru bagi layanan obesitas di rumah sakit tersebut.
“Ini merupakan tonggak sejarah baru bagi RS Wahidin,” kata dr. Annas Ahmad, Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, Minggu, 27/09/2026.
Bagian dari Penanganan Obesitas
Operasi bariatrik adalah pilihan terapi untuk pasien obesitas dengan indikasi tertentu.
Tindakan ini tidak hanya bertujuan menurunkan berat badan, tetapi juga mengendalikan berbagai risiko penyakit metabolik yang berkaitan dengan obesitas.
Obesitas meningkatkan risiko diabetes melitus tipe 2, hipertensi, penyakit jantung dan pembuluh darah, gangguan tidur, serta gangguan metabolik lainnya.
Layanan Terintegrasi Disediakan
dr. Annas Ahmad mengatakan keberhasilan operasi perdana tersebut menandai dimulainya layanan obesitas dan metabolik yang terintegrasi di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo.
“Kami ingin membangun layanan yang utuh, mulai dari skrining, asesmen, edukasi, intervensi nutrisi, tindakan operatif sesuai indikasi, hingga pemantauan jangka panjang,” katanya, Minggu, 27/09/2026.
Akses Masyarakat terhadap Penanganan Obesitas
Keberhasilan operasi menunjukkan kesiapan sumber daya manusia dan fasilitas rumah sakit dalam mengembangkan pelayanan spesialistik dan subspesialistik yang semakin kompleks.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional dan rumah sakit pendidikan utama di Indonesia Timur, RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo terus memperkuat layanan unggulan sebagai bagian dari transformasi menuju clinical excellence.
Pengembangan ini dilakukan melalui kolaborasi multidisiplin, pemanfaatan teknologi kedokteran, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penerapan standar mutu dan keselamatan pasien.
Operasi bariatrik perdana ini diharapkan menjadi awal semakin terbukanya akses masyarakat terhadap penanganan obesitas secara modern dan komprehensif.
“Ini menjadi awal dari semakin terbukanya akses masyarakat terhadap penanganan obesitas secara modern dan komprehensif,” pungkas dr. Annas Ahmad.
kesehatanmedis



