Rumipos.com, Makassar, Senin, 12/10/2026 — Malaysia menggandeng Education Malaysia Global Services menggelar sosialisasi Ayo Kuliah di Malaysia di Makassar menawarkan biaya terjangkau dan peluang beasiswa bagi pelajar Sulawesi Selatan.
Malaysia Sasarkan Pelajar Makassar untuk Kuliah di Negeri Jiran
Kegiatan berlangsung di Hotel Claro Makassar dihadiri ratusan pelajar kelas XII SMA.
Konsul Kehormatan Malaysia di Makassar Bahar Ngitung memukul gong pembukaan seminar.
Head of Southeast Asia and Oceania Marketing Communication and Branding EMGS Megat Mohd Samsul menyatakan Makassar dan Manado dipilih sebagai dua kota utama sosialisasi di Sulawesi.
Kedua kota tersebut memiliki jumlah pelajar paling ramai melanjutkan pendidikan ke Malaysia kata Megat Mohd Samsul Head of Southeast Asia and Oceania Marketing Communication and Branding EMGS Senin 12/10/2026.
Biaya Terjangkau dan Peluang Beasiswa Jadi Daya Tarik
Megat menjelaskan biaya kuliah dan biaya hidup di Malaysia relatif terjangkau.
Program pendidikan diakui secara internasional dan mahasiswa berkesempatan membangun jaringan global.
Pemerintah Malaysia menargetkan 500.000 mahasiswa internasional.
Tersedia beasiswa Malaysia International Scholarship dan platform Asian Gems atau GEMS untuk informasi beasiswa.
Megat berharap semakin banyak pelajar Makassar memilih perguruan tinggi Malaysia baik negeri maupun swasta.
Kegiatan diharapkan mendorong kolaborasi riset dan publikasi ilmiah antara perguruan tinggi kedua negara.
Kedekatan Budaya Mempermudah Adaptasi
Kepala Seksi Pembinaan SMK dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Sulsel Hamrang menilai sosialisasi membuka kesempatan lebih luas bagi pelajar.
Sekitar 15 perguruan tinggi hadir menawarkan program dan informasi beasiswa.
Kedekatan bahasa dan budaya menjadi nilai tambah bagi pelajar Sulsel kata Hamrang Kepala Seksi Pembinaan SMK dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Sulsel Senin 12/10/2026.
Hubungan kekeluargaan masyarakat Sulsel dengan Malaysia membantu pelajar beradaptasi.
Hamrang menyebut sekitar 11.000 mahasiswa Indonesia saat ini menempuh pendidikan di Malaysia termasuk mahasiswa asal Sulsel.
Ia mengingatkan pelajar jangan sekadar mengikuti tren dalam menentukan perguruan tinggi.
Peserta didik bisa memilih perguruan tinggi sesuai bakatnya bukan karena dipengaruhi kata Hamrang Kepala Seksi Pembinaan SMK dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Sulsel Senin 12/10/2026.
Indonesia juga memiliki banyak perguruan tinggi berkualitas sehingga keputusan harus mempertimbangkan kemampuan dan minat.
Sejumlah Perguruan Tinggi Terkemuka Hadir
Pameran menghadirkan Universiti Malaya Multimedia University Universiti Sains Islam Malaysia Universiti Tunku Abdul Rahman Asia Pacific University MDIS Malaysia International College dan Sayfol International School.
Bahar Ngitung menyampaikan apresiasi atas event yang menawarkan fasilitas pendidikan dan beasiswa dari kampus kampus diakui.



