Rumipos.com, Makassar, Sabtu, 03/10/2026 — FinExpo 2026 di Trans Studio Mall Makassar dibuka Sabtu, 03/10/2026, sebagai bagian dari Bulan Inklusi Keuangan 2026 dan bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.
FinExpo 2026 Buka Akses Keuangan bagi Masyarakat
Ajang yang berlangsung tiga hari ini menghadirkan 28 booth dari berbagai lembaga jasa keuangan.
Tema acara “Akses Keuangan yang Merata, Ekonomi Berdaya dan Masyarakat Sejahtera” mempertemukan langsung warga dengan pelaku industri.
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi mengatakan perluasan akses layanan keuangan harus terus dilakukan sambil memperhatikan kebutuhan dan potensi ekonomi masyarakat.
Inisiatif Dorong Ekonomi Inklusif Sulawesi Selatan
Sektor perbankan dan jasa keuangan dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi inklusif melalui dukungan pembiayaan dan akses permodalan.
“Kalau teman-teman perbankan, kalau saya ketemu dengan Ibu Chio dan Pak Julius pasti yang ditanyakan funding dan lending. Inclusive economy kayaknya sektor ini harus lebih digelorakan lagi,” kata Fatmawati Rusdi, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu, 03/10/2026.
Fatmawati mendorong industri jasa keuangan tidak hanya memperluas jaringan layanan, tetapi juga menghadirkan inovasi produk yang mampu menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.
Ia mengajak warga memanfaatkan FinExpo sebagai ruang untuk mengenali produk dan layanan keuangan yang legal serta memahami manfaat dan risikonya sebelum menggunakan produk tersebut.
“Mari kita memanfaatkan ajang ini sebaik-baiknya, karena kita kenali produk keuangan yang legal. Tidak ada lagi produk kita terjebak dengan produk yang ilegal, sehingga membuat masyarakat kita pintar,” katanya, Sabtu, 03/10/2026.
Ia menekankan pentingnya industri jasa keuangan menghadirkan layanan yang inklusif, mudah dijangkau, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Terus memperluas jangkauan layanan, untuk terus menghadirkan inovasi produk yang inklusif, ramah masyarakat, serta mendukung pembangunan ekonomi hijau dan berkelanjutan sesuai peraturan,” ujarnya.
Data Inklusi Keuangan Nasional
SNLIK 2026 menunjukkan indeks inklusi keuangan nasional mencapai 93,61%, sedangkan indeks literasi keuangan berada di angka 69,57%.
Capaian tersebut meningkat dibandingkan SNLIK 2025 yang mencatat inklusi 92,74% dan literasi 66,64%.
Peningkatan ini menandakan akses masyarakat terhadap layanan keuangan sudah tinggi, namun penguatan pemahaman mengenai produk dan layanan keuangan tetap diperlukan.
Melalui FinExpo 2026, sinergi pemerintah daerah, OJK, dan industri jasa keuangan diharapkan dapat terus memperluas akses sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat dalam menggunakan produk keuangan secara bijak.
Warga dapat memperoleh update berita terkini setiap hari dari Terkini.id dan bergabung di Saluran Whatsapp “Terkinidotid” dengan mengeklik tautan https://whatsapp.com/channel/terkinidotid lalu klik ikuti.




